Powered By Blogger

Cari Blog Ini

Kamis, 21 Juli 2011

Pertama Berkebaya

 Malu,... gak pede,.... hmmmm,.. gimana gitu rasanya waktu pertama kali mencoba berkebaya ke pesta pernikahan seorang sahabat. gak ada yang nyuruh sih, hanya ingin menjajal, namun ternyata muncul rasa kurang percaya diri, padahal komen orang-orang sekitar yang melihat cukup positif, bahkan si Dia bilang, aku terlihat lebih seksi,..wow,.... ^_^

Jumat, 15 Juli 2011

Juara I Lomba Menulis Cerita Rakyat Kabupaten Tangerang 2011

     Awalnya aku tahu info mengenai Lomba Menulis Cerita Rakyat Kabupaten Tangerang ini dari pegawai perpustakaan kecamatan Teluknaga yang kebetulan adalah kakak kelasku semasa SMA.  
Aku tertarik mengikuti lomba ini selain karena hadiah yang ditawarkan lumayan besar, juga karena aku ingin mengangkat cerita rakyat yang ada di kecamatan tempatku tinggal.

     Akhirnya, kau membuat sebuah cerita mengenai asal mula penamaan Kecamatan Teluknaga yang sumbernya kudapat dari cerita seorang kawan sekantorku yang cukup tahu tentang awal mula penamaan Teluknaga. Cerita itu diperkuat dari cataan sejarah yang kubaca dari buku Sejarah kabupaten Tangerang dan dari literatur elektronik. Akhirnya aku dapat menyusun sebauh cerita rakyat bertajuk "TELUKNAGA" yang kutulis mengalir dengan gaya deskriptis agar lebih membawa pembaca.
     Pada tanggal 30 Juni aku menyerahkan naskahku langsung ke kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Balaraja, 2 jam perjalanan bermotor dari Teluknaga. Dan aku diundang hadir pada tanggal 12 Juli pada acara pengumuman pemenang.
     Tanggal 12 Juli 2011, yakni pada acara pengumuman pemenang lomba, pada mulanya aku memutuskan untuk tidak hadir pada acara tersebut karena jarak yang terlalu jauh. namun pukul 11.00 aku dihubungi oleh petugas Perpusda untuk datang.
      Akhirnya, kuniatkan untuk berangkat sendiri denagn sepeda motorku ke Balaraja. Sampai disana acara lomba mendongeng pelajar SD dan SLTP masih berlangsung dan pukul 15.00 nama-nama pemenang dari semua kategori lomba diumumkan. Saat tiba giliran kategori Pemenang Lomba Menulis Cerita Rakyat, hatiku berdebar, karena namaku tak kunjung disebut, nama-nama juara harapan sudah disebut hingga tiga, nama juara sudah disebut, juara tiga, juara dua, hmmmmmmmh,... pupus sudah harapanku, namaku tak kunjung disebut. Hatiku yang pupus itu tiba-tiba seolah tersengat oleh percikan listrik tatkala namaku disebut sebagai Juara I. aku mendadak limbung, amat bahagia, dan gugup ketika dipersilakan naik ke atas panggung. dalam hatiku berkali-kali memuji nama-Nya, syukur yang tiada tara. Alhamdulilah... ^_^

Kamis, 14 Juli 2011

NARSIS


Orang bilang aku narsis. Aku senang difoto, senang memotret diriku sendiri sambil bergaya begini begitu.Kemana pun, bahkan samapi ke kamar mandi,  aku selalu membawa kamera digital atau handphone berkamera sekedar untuk memotret diriku sendiri. Narsis Banget...!!! begitulah orang selalau berkata,.. :)

Kata narsis diungkapkan orang begitu saja, yang secara sedarhana diartikan sebagai sikap terlalu memuji diri sendiri. Namun, ternyata narsis ada sejarahnya lho,.. berikut ini adalah makna dan sejarah kata narsis yang bersumber dari wikipedia: 

Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narcissus, yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.
Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir[1], bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain[2]. Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat patologis. (Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh.)
Referensi
  1. ^ Freud, Sigmund. 1914. On Narcissism: An Introduction.
  2. ^ Morrison, Andrew. 1997. Shame: The Underside of Narcissism. The Analytic Press. ISBN 0-88163-280-5

Rabu, 13 Juli 2011

Memandang Hidup dengan Indah

      Hidup tak sesulit yang dibayangkan, atau hidup akan lebih sulit bila dibayangkan sulit. Percaya atau tidak, hidup akan terasa indah bahkan dapat berubah menakjubkan bila kita memandangnya secara indah; mensyukuri semua pemberian Tuhan; mengasihi semua orang; dan menikmati hidup. 
      Hidup memang tidak lama; sebentar. mengapa dikatakan sebentar? karena setiap waktu berputar, sisa waktu kesempatan untuk hidup semakin berkurang. bagaimana kita memanfaatkan hidup yang sebentar ini agar bisa memperoleh kebahagian luar dalam dan kebahagiaan nantinya di kehidupan yang kekal? salah satu jalannya adalah bersyukur.
      Bersyukur kepada Allah, diwujudkan denagn pengabdian penuh, hidup sesuai aturan main yang telah diatur dalam agama. bersyukur juga berarti menghargai pearn orang lain sekecil apapun; berterima kasih.