Powered By Blogger

Cari Blog Ini

Kamis, 14 Juli 2011

NARSIS


Orang bilang aku narsis. Aku senang difoto, senang memotret diriku sendiri sambil bergaya begini begitu.Kemana pun, bahkan samapi ke kamar mandi,  aku selalu membawa kamera digital atau handphone berkamera sekedar untuk memotret diriku sendiri. Narsis Banget...!!! begitulah orang selalau berkata,.. :)

Kata narsis diungkapkan orang begitu saja, yang secara sedarhana diartikan sebagai sikap terlalu memuji diri sendiri. Namun, ternyata narsis ada sejarahnya lho,.. berikut ini adalah makna dan sejarah kata narsis yang bersumber dari wikipedia: 

Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narcissus, yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.
Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir[1], bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain[2]. Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat patologis. (Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh.)
Referensi
  1. ^ Freud, Sigmund. 1914. On Narcissism: An Introduction.
  2. ^ Morrison, Andrew. 1997. Shame: The Underside of Narcissism. The Analytic Press. ISBN 0-88163-280-5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar